HIJIR ISMAIL

Republika, Senin, 04 Februari 2002 20:00:14

HIJIR ISMAIL
Hijir Ismail adalah lokasi sebelah utara Ka’bah yang dibatasi tembok yang berbentuk setengah lingkaran. Disitulah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya. Ketika suku Quraisy memugar Ka’bah (606 M.), mereka kekurangan dana untuk dapat membangun seukuran Ka’bah yang asli. Mereka mengurangi panjang tembok ke bagian utara sehingga Hijir Ismail semakin luas. Oleh sebab itu sebagian Hijir Ismail termasuk Ka’bah. Maka orang yang melakukan Thawaf harus mengitari Ka’bah dan Hijir Ismail. Tidak syah thawaf seseorang kalau ia mengitari Ka’bah dengan melewati gang antara Hijir Ismail dan Ka’bah.

Kalau seseorang ingin shalat didalam Ka’bah, cukup shalat di dalam Hijir Ismail ini. Seperti yang pernah diriwayatkan oleh Siti Aisyah ; “Aku pernah minta kepada Rasulullah agar diberi ijin masuk Ka’bah untuk shalat didalamnya. Lalu beliau membawa aku ke Hijir Ismail dan bersabda : “Shalatlah disini, kalau ingin shalat didalam Ka’bah, karena Hijir Ismail ini termasuk bagian Ka’bah”. Shalat di Hijir Ismail adalah sunnah yang berdiri sendiri. Dalam arti tidak ada kaitan
dengan thawaf atau umroh atau haji atau ibadah lainnya. Jadi sebaiknya kalau sudah selesai thawaf dan akan melakukan sa’i, shalatlah di makam Ibrahim, terus lakukanlah sa’i tanpa shalat di Hijir Ismail. Kalau ada kesempatan lain baru lakukan shalat di Hijir Ismail dengan tenang. Karena Hijir Ismail ini juga termasuk tempat mustajab untuk berdoa terutama yang persis dibawah pancuran (Mizab).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: